Wanita itu tiangnya bangsa.Oleh karena itu dia disebut sebagai faktor utama dalam penentuan kehidupan sebuah bangsa.Karena dia adalah sekolah pertama dalam pengkaderan generasi-generasi dan mengeluarkan bibit-bibit masa depan.Sebagai gambarannya bahwasanya ibu adalah tempat bergantungnya anak sebagai penentu arah dan tujuan bangsa.Jadi untuk menentukan arah dan nasib bangsa,kita persiapkan secara matang generasi-generasi yang akan mewarnainya dengan memperbaiki wanita-wanita yang akan melahirkannya.
Tapi kenyatannya wanita di kebanyakan negara khususnya negara ini telah begitu tenggelam dalam mengikuti budaya kehidupan barat.Padahal seperti kita ketahui,kehidupan mereka adalah kehidupan bebas yang jauh dari nilai-nilai islam.Bahkan tidak cukup mereka itu meniru dan mengkiblat,tetapi atas dasar islam mereka merubah dan mengobok-obok hukum-hukum islam sesuai dengan hawa nafsu dan syahwatnya orang-orang Barat.Itulah mereka!!Itulah tugas kita untuk mengajak manusia untuk melihat hukum-hukum Islam dengan pandangan kosong dari hawa nafsu!!Sampai kita semua benar-benar siap untuk menerima dan menjalankan perintah-perintah Allah dan manjauhi larangan-laranganNya.Khususnya dalam urusan ini yang akan menjadi dasar dalam kemajuan kita di masa mendatang.Untuk itu ada hal-hal yang harus kita perhatikan:
1.Islam itu mengangkat nilai seorang wanita dan mensejajarkannya dengan laki-laki didalam
hak-hak dan kewajiban.
2.Perbedaan antara laki-laki dan wanita hanya datang sebagai tabiat alamiyah,sebagai ciri
khusus sesuai fiitrahnya masing-masing.
3.Antara laki-laki dan perempuan itu fitrahnya saling tertarik,yaitu serbagai dasar awal dida
lam hubungan keduanya.
Sehingga pembahasan tentang wanita dalam pandangan islam pun diringkas manjadi pont-point berikut:
a.Islam mewajibkan dalam membina akhlak wanita dan mendidiknya kedalam akhlak-akhlak yang utama dan sempurna sejak tumbuhnya hingga benar-benar siap untuk menjalan-kan tugas dan kewajibannya sesuai dengan syariat Allah.Dan ini diterangkan didalam Alquran,surat Attahrim:6,kemudian didalam hadits,keterangan dari Abi Sa'id Alkhudry ber-kata,Rasulullah SAW bersabda:

"من كان له ثلاث بنات او ثلاث اخوات او بنتان او اختان فاحسن صحبتهن وا تقى الله فيهن فله الجنة":.رواه الترمذي

Dan mendidiknya dengan hal-hal yang tidak melalaikan dari kewajibannya atau tugas fitrahnya,seperti:membaca,menulis,berhitung,tarikh,pengaturan rumahtangga,pendidikan dan apa-apa yang dibutuhkan dalam mengatur rumah tangga dan menjaga anaknya.
b.Dipisahkannya antara wanita dan laki-laki.
Islam mamandang bercampurnya laki-laki dan perempuan itu sebuah bahaya yang nyata.Makanya keduanya dijauhkan kecuali dengan adanya ikatan pernikahan.
Para penyeru ikhtilath [bercampurnya antara laki-laki dan perempuan yang tidak mahram secara bebas] mengangapnya bahwa itu adalah sebuah kemuliaan untuk keduanya didalam merasakan nikmatnya berkumpul dan manisnya ketentraman satu dengan yang lain.Jika keduanyadipisahkan maka akan menimbulkan kerinduan selamanya.Akan tetapi mempertemukannya adalah mengurangi rasa untuk saling memikirkan sehingga menjadikannya sebuah urusan yang biasa.Mereka telah membuat fitnah apalagi itu telah bersepakat dengan hawa nafsu dan syahwat.Maka dengan alasan-alasan tsb.maka bersamaan dengan itu hilanglah kehormatan,rusaknya jiwa,hancurnya rumah tangga dan keluarga,ditimpanya adzab karena kemaksiatan dan kejahatan.Apalagi dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan maka wanita dan laki-laki tidak bisa dipisahkan.Islam tidak melarang wanita untuk keluar sehingga kebutuhannya tidak terpenuhi.Maka dalam masyarakat islam,bentuk kemasyarakatan itu terbagi menjadi dua;kaum laki-laki bersama kaumnya dan kaum wanita bersama dengan kaumnya sendiri.Akan tetapi keduanya bukan berarti saling lepas,tetapi keduanya digabungkan dan dikumpulkan dengan sebuah pernikahan suci.
Tetapi dalam urusan keluarnya seorang wanita,hendaknya tetap memelihara adab-adabnya seperti,menjaga dirinya dari memamerkan perhiasannya,selalu menutupi tubuhnya dengan pakaian yang sesuai dengan syariat,menjaga diri dari berduaan dengan laki-laki non mahram dalam sikon apapun[seperti,sopir pribadi,pembantu,atau teman suaminya sekalipun] dan menjaga diri dalam membaguskan perkataan dan isyarat apapun.
Seperti telah diterangkan dalam ayat-ayat Alquran dan hadist-hadits Rasulullah.Adapun
rinciannya adalah sbb:
1.Dalil dari Alquran:
"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu,anak-anak perempuanmu,dan isteri-isteri orang mu'min:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ".Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,karena itu mereka itu tidak diganggu.Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."[Q.S Al ahzab:59]
"….Apabila kamu meminta sesuatu[keperluan] kepada mereka [isteri-isteri nabi] ma-
ka mintalah dari belakang tabir.Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka……………..".[Q.S Al ahzab:53]
"…Dan hendaklah kamu tetap dirumah dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu………".[Q.S Al ahzab:33].
"....Dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak daripada-
nya………..".[Q.S Annur:31]
Jilbab yang dimaksud didalam ayat tsb.menurut mufassirin adalah kain yang menutupi seluruh tubuhnya kecuali kedua matanya.Seperti perkataan Ibnu Mas'ud,Ibnu Abbas,dan Ubadah As salmany.
2.Dalil dari hadits-hadits Nabi:
Keterangan dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:"Janganlah seorang diantaramu berduaan dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya".[H.R Bukhory,Muslim]
Keterangan dari Abi Musa ra dari nabi SAW barsabda: "Setiap mata itu berzina,dan seo rang perempuan apabila memakai wangi-wangian dan melewati sebuah kaum dan dia begini dan begini,yaitu pezina".[H.R Abu Dawud dan Tirmidzi]
Dan berkata Asma' binti Abi Bakar: "Bahwasanya kami menutup wajah-wajah kami dari kaum lelaki".[H.R Hakim]
Jadi, seorang wanita muslimah yang bisa melahirkan generasi-generasi handal adalah wanita yang memegang teguh prinsip-prinsip islam dalam menjalankan tugas dan kewajiban-nya dalam kondisi dan situasi apapun.







II. RISALAH KEDUA.


WANITA DIANTARA PENYERU-PENYERU ISLAM


Seperti kita ketahui,para penyeru terbagi-bagi menjadi golongan tertentu.Ada yang me-nyerukan kepada kebatilan ,yang menyeru kepada kebenaran,bahkan ada sebagian orang-orang bodoh yang menyeru kepada kebatilan dan menganggap dirinya itu dalam kebenaran,dan inilah yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia.
Orang-orang bodoh yang menganggap dirinya itu benar.Mengaku-aku dirinya tahu sehingga dengan tanpa merasa bersalah menggemborkan apa yang tidak diketahuinya sehingga orang-orang mempercayainya.Padahal hakekatnya adalah salah dan keliru besar.Mereka menganggap dirinya adalah pembaharu,merasa telah merubah manusia sesuai jalan pikirannya sendiri.Tetapi Allah mengetahui orang-orang golongan ini,mereka telah menipu orang-orang dalam da'wah dan imannya.Mereka adalah orang-orang yang mempunyai penyakit didalam hatinya,merekalah yang telah membuat kerusakan di muka bumi ini,mereka membodohi diri mereka sendiri akan tetapi mereka tidak menyadarinya,mereka mengatakan bahwasanya mereka orang beriman padahal mereka hanya mengolok-olok saja.Mereka itulah orang-orang munafik.Semua itu tertuang didalam Alquran,Surat AlBaqoroh,ayat 8-16.
Itulah da'i-da'i masa kini,golongan yang menyerukan iman dan islam,mengajak atas petunjuk dan kebenaran tetapi mereka sendiri tidak mau mengamalkannya.Bahkan mereka tidak rela seandainya syariat Allah di muka bumi secara keseluruhan.Mereka mencela orang-orang yang betul-betul menyerukan kepada penerapan amalan islam keseluruhan,yang konsekwen didalam menjalaninya dan benar-benar istiqomah dalam jalan da'wahnya,dengan sebutan sebagai orang-orang bodoh,kolot,dan terbelakang.
Sebagai misal apa yang mereka serukan didalam masalah hijab bagi seorang wanita yang dikatakan oleh mereka sebagai budaya orang-orang Arab.Yang tidak wajib bagi wanita dalam mengenakannya.Dengan alasan bahwa itu akan mempersempit ruang gerak wanitaApalagi di jaman kemajuan dan modern seperti sekarang ini,mereka mengatakan bahwa itu adalah adat istiadat kuno dan terbelakang.Dengan dalih untuk memajukan wanita,mereka telah menipu manusia.Sehingga mereka akan dianggap sebagai orang-orang sholeh yang maju dan modern.Disebut sebagai guru,pendidik,dan pemikir masakini.
Itulah mereka orang-orang yang memperdagangkan ayat-ayat Allah.Mereka adalah pe-nyeru-penyeru yang mempunyai jiwa yang sakit dan dirinya telah dikuasai oleh nafsu dan syahwat.Na'udzubillahi mindzalik.
Terkadang sebuah bahaya yang telah mengintai kita dari dalam tubuh umat islam sendiri,kita tidak merasakannya.Seperti keadaan sekarang,itulah makarnya musuh-musuh Islam yang menghancurkan umat islam dengan merusaknya dari dalam,mengobok-obok hukum Allah dengan merubahnya sesuai dengan keinginan mereka dan memolesnya dengan baik di pandangan mata manusia.Dan mereka tidak akan berhenti untuk membuat makar-makar yang akan menghancurkan umat islam karena mereka tidak akan rela hukum Allah itu tegak di muka bumi.Padahal hakekatnya sangat jauh menyimpang dari apa yang Allah kehendaki.
Sebagai seorang wanita muslimah hendaknya bisa membedakan mana yang benar dan mana yang batil.Sehingga dia tahu mana yang harus dia ikuti dan mana yang harus dia tinggalkan.Dan dia tidak begitu mudah melepaskan hijabnya dan bergaul bebas dengan laki-laki nonmahram[ikhtilath].Masih banyak orang-orang yang menyerukan kebenaran dan alhaq.Yaitu orang-orang yang menuntut penerapan hukum Allah dan syariatNya dengan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari secara asli tanpa adanya perubahan karena kemajuan jaman.Mereka itulah yang akan meninggikan bendera islam,memerangi dunia,dan mengembalikan kebenaran pada tempatnya sehingga manusia akan kembali kepada Allah dan berhukum kepada syariatNya.Maka kebatilan mereka tidak mempunyai hujjah dan bukti sehingga cahaya kabenaran akan muncul.Diterangkan dalam Alquran:

"...بل نقذف بالحق علي الباطل فيدمعه فاذا هو زاهق....."[الانبياء :88]

Begitulah keadaan negara kebanyakan di dunia.Apalagi di negara-negara kafir yang jelas-jelas melarang rakyatnya untuk menjalankan syariat Allah.Sehingga harus benar-benar kuat menjalaninya.Seperti kisahnya seorang janda berusia 75 th dari Irlandia.Yang mempertahankan keberadaannya dalam menjaga kehormatan sehingga dia tidak mau untuk keluar rumah dan melarang anak-anaknya bergaul dengan anak-anak lain karena takut terpengaruh dengan kebiasaannya di luar islam.Sehingga anak-anaknya membencinya dan masyarakat pun menganggapnya sebagai mayat.Padahal sebenarnya mereka sendirilah orang-orang hidup seperti orang-orang mati karena tidak sadar dalam menjalani hidupnya yang tidak sesuai dengan syariat Allah.Itulah di negara kafir begitu menghinakannya wanita,sehingga mereka menjadi bebas dan liar.Maka merajalelalah tindak-tindak kejahatan yang dilakukan wanita itu sendiri ataupun yang dilakukan laki-laki kepada mereka.
Itulah akibatnya jika wanita itu bebas dan disamakan kedudukannya dengan laki-laki.Sehingga dia lupa diri dan sampai mencukupkan dirinya untuk anak-anaknya tanpa kehadiran laki-laki.
Padahal di dalam islam tentang hak dan kewajiban wanita dan laki-laki diatur sedemikian rupa dan mereka sama hanya di dalam timbangan amal di hadapan Allah.Seperti diterangkan dalam ayat Alquran,yang artinya:
"Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat,maka dia akan dibalas sebanding dengan kejahatan itu dan barangsiapa mengerjakan kebajikan,baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia dalam keadaan beriman,maka mereka akan masuk surga,mereka diberi rejeki di dalamnya tidak terhingga".[Q.S Mu'min:40]
Tetapi mereka dibedakan dalam tugas dan kewajiban sesuai dengan fitrahnya.Dan keduanya saling melengkapi dan membutuhkan satu sama lain.
Islam mengatur wanita yang pada hakekatnya untuk menjaga kemuliaan dan kehormatan wanita itu sendiri.Bukanlah islam yang melarang wanita untuk keluar dan selalu mengurung dirinya sehingga tidak mengenal masyarakat dan bodoh karena tidak mau menuntut ilmu.Tetapi mereka dibolehkan dalam batas yang telah Allah tetapkan.
Kenapa wanita jaman sekarang ini hina,tak berharga dan terdzalimi oleh kaum laki-laki??Karena mereka sendiri yang melepaskan diri dari hukum-hukum islam yang melindunginya.Maka mereka bebas dan mengumbar auratnya sehingga mengundang kedzaliman dan kejahatan yang menimpa diri mereka.
Islam memuliakan wanita dengan aturan-aturan yang menjaga kehormatannya.Islam melarang laki-laki yang mendzalimi wanita.Islam tidak menggambarkan wanita hina seperti agama Yahudi dan Nasrani.Islam membolehkan wanita untuk belajar ilmu-ilmu yang berguna untuknya dunia dan akhirat,bahkan mewajibkannya.Dalam sebuah hadits dari Anas bin Malik,Rasulullah SAW bersabda:
طلب العلم فريضة علي كل مسلم. رواه ابن مجة
Marilah kita kembalikan kedudukan wanita kepada kemuliaan!Jangan kita biarkan mereka terdzalimi!Jangan biarkan mereka seperti wanita-wanita barat yang tak beragama,bebas dan liar!Selamatkan wanita-wanita yang masih punya agama untuk kembali menjalankan apa yang diajarkan di dalam agamanya untuk menjaga kehormatan, kemuliaan,dan kesuciannya!Karena mereka belum terjangkiti penyakit kesombongan seperti yang dimiliki wanita-wanita barat,mereka masih bisa untuk diobati dan diselamatkan.
Wahai wanita!!!!!Berjihadlah di jalanNya untuk meninggikan kalimat Allah dan tegaknya syariat Allah di muka bumi ini!!!!!!Wujudkan dalam kehidupan nyata untuk dirimu
dan manusia seluruhnya!!!!


III.RISALAH KETIGA

BERAKHIRNYA WANITA-WANITA BARAT
DAN MUNCULLAH WANITA-WANITA ARAB


Telah diketahui bahwa jika wanita itu sudah bebas keluar dari rumahnya,maka hilanglah kemuliaannya,terputuslah tali cinta suaminya dan rusaklah akhlaknya.Seperti yang dikeluhkan para orang tua di negara barat tentang rusaknya anak-anaknya.Mereka ketika usia 16-18 th,anak-anak itu pergi meninggalkan rumahnya.Karena merka sudah bisa bekerja dan mencukupi kebutuhannya sendiri.Sehingga anak-anak perempuan jika bertemu dengan seorang pemuda kemudian tinggal satu rumah dan menjalani kehidupannya selayaknya pasangan suami istri.Mereka tidak mau menjalani pernikahan secara syar'i karena keduanya tidak mau saling terikat.Jika mereka sudah bosan maka akan mencari pasangan yang lain.Apalagi bagi pemudanya,dia tidak mau terikat dengan beban nafkah jika dia harus menjadi suami.Dan ketika mereka melahirkan anak-anaknya,status ayah dan ibu ada ketika mereka masih bersama-sama.Jika sudah berpisah maka putuslah segalanya.
Itulah keadaan mereka yang karena kebebasannya itu,hidup mereka akan berakhir.Karena kehidupan yang tak tentu arah,hanya untuk memuaskan hawa nafsu belaka tidak akan melahirkan generasi yang bisa melanjutkan kehidupan.Maka generasi yang berarti dan mempunyai tujuanlah yang akan menggantikannya.Yaitu generasi yang terlahir dari wanita-wanita yang bisa mendidik dan mengajari anak-anaknya manjadi generasi yang tangguh dalam memperbaiki bangsa.
Dalam melahirkan generasi ini laki-laki dan permpuan saling menopang dan menguatkan.Sebagaimana islam mengajarkan dalam kehidupan rumah tangga,laki-laki itu sebagai pemimpinnya wanita.Memang wanitalah yang berhak dan berkewajiban mengatur rumah tangga termasuk di dalamnya mendidik anak-anaknya.Tetapi sebagai kepala keluarganya adalah laki-laki.Seperti diterangkan dalam Alquran:

الرجال قوا مون علي النساء بما فضل الله بعضهم علي بعض وبما اتفقوا من اموالهم. النساء: 24

Mengapa Allah meletakkan kedudukan laki-laki di atas perempuan?karena atas sebab-sebab berikut:
1.Laki-laki itu lebih mampu di dalam menjaga dan memelihara keluarga.
2.Laki-laki itu bertanggung jawab atas pemberian mahar ketika pernikahan.
3.Laki-laki itu bertanggung jawab atas nafkah keluarga.
4.Wanita itu lebih lemah dan kurang di dalam pemikiran.
Walaupun kadang-kadang ada wanita yang melebihi keampuannya dibandingkan laki-laki.Maka dia merasa lebih berhak untuk memimpin.Bahkan ada tradisi di suatu daerah bahwa wanita yang berkewajiban memberikan mahar kepada laki-laki.Memang dunia sudah terbalik.Itulah yang menyebabkan rusaknya umat.Sampai-sampai seorang tokoh dari Inggris,Samuel Simailys menyatakan :"Sesungguhnya wanita yang sibuk dengan pekerjaannya maka dia akan menghancurkan pondasi rumah tangganya,dan anak-anaknya akan rusak.Karena tugas utamanya tidak dilaksanakannya yaitu mengurus rumah tangganya termasuk di dalamnya mendidik anak-anaknya".Banyak tokoh ilmuwan yang memandang masalah ini seperti:Lagus Waickly Rochurd,Lady Kuck,Miss.Eny Rudd,dll.
Oleh sebab itu,peremehan dan kelalaian dalam mendidik untuk mencetak generasi selanjutnya tidak akan pernah berhasil.Karena jeleknya pendidikan maka kualitas kerjanya akan buruk dan hasil akhirnya pun akan gagal dan rusak.

IV.RISALAH KEEMPAT

HARAMNYA BERDUAAN DENGAN NONMAHRAM
DAN IKHTILATH YANG MERUSAK KEHORMATAN


Ikhtilath adalah haram.Apalagi seorang wanita yang berduaan dengan laki-laki asing walaupun itu seorang sopir,pembantu atau rekan kerja sekalipun.Itu adalah faktor yang akan menghancurkan akhlak umat dalam masyarakat maupun keluarga.Diharamkan karena semata-mata menjaga manusia itu sendiri dari perbuatan keji dan fasik.Seperti,perselingkuhan dan perzinaan.
Dahulu di negara Rumania,wanita-wanitanya sangat menyukai bekerja.Mereka sibuk di dalam rumah mereka.Para suami dan bapak-bapak mengangkat senjata untuk berperang.Maka setelah wanita itu menyelesaikan pekerjaannya yakni mengurus rumah tangganya kemudian dia bekerja memintal dan sibuk dengan kulit-kulit di rumahnya.Sehingga mereka termasuk negara yang maju.Akan tetapi setelah wanita-wanita itu keluar dan bercampur dengan para lelaki,maka tercemarlah kesuciannya,hilanglah rasa malunya.Maka tidaklah malu untuk menghadiri acara-acara dansa,menyanyi dan lainnya yang mengundang nafsu,sehingga rusaklah negara tersebut.
Berkata Luwis Bell:
"Sesungguhnya kerusakan dasar dalam menimpa sebuah ketatanegaraan didapatkan pada setiap zaman.Negara-negara barat bingung mengapa faktor kehancuran di zaman dahulu terjadi pada zaman sekarang.Yaitu wanitanya yang lebih mengutamakan pekerjaan sehingga merobohkan akhlak yang utama".
Lady kuck juga berkata:
"Sesungguhnya ikhtilath itu menyebabkan laki-laki dan wanita menyalahi fitrahnya.Sehingga jika terjadi ikhtilath maka banyak pulalah muncul anak-anak hasil perzinaan.Dan inilah bencana besar untuk wanita."
Untuk itulah islam merupakan obat untuk semua masalah ini.Karena itu;
1.Telah diperintahkan untuk menundukkan pandangan kepada lawan jenis.(Q.S Annur:30-31)
Dan islam telah menetapkan untuk setiap mata yang melihat kepada sesuatu yang haram adalah mata yang telah berzina.
عن أبي هريرة عن النبي صلي الله عليه وسلم قال:"كتب علي ابن أدم نصيبه من الزنا فهو مدرك ذلك لامحال له.العينان زنا هما النظر.والرجال زناها الخطى والقلب يهوى ويتمني ويصدق ذلك الفرج أو يكذب".رواه البخري ومسلم وأبو داود وألنسائ.
2.Dilarangnya wanita berkhalwat dengan laki-laki asing meskipun itu dari saudara atau orang-orang dekat suaminya.
"لا يخلون احدكم بإمراة إلا مع ذي محرم".
3.Ajaran Allah untuk istri-istri nabi SAW dan membatasi hubungan mereka dengan laki-laki dengan penyampaian dan pelajaran yang jelas.
Istri-istri nabi itulah ummahatul mu'minin yang mempunyai derajat dalam agama dan ketakwaannya belum ada yang melebihi dari wanita di dunia.Di rumah-rumah merekalah diturunkannya ayat-ayat Allah,mereka menyaksikan turunnya wahyu dan penerapan amal islam dengan dasar Alquran dan Assunah.Jadi perintah kepada mereka,maka wanita seluruhnya terkena perintah itu juga.Karena rasulullah adalah qudwah dalam tingkah laku dan hubungan kepada ummahatul mu'minin bagi seluruh mu'minin.
Sesungguhnya islam tidak mewajibkan hijab untuk wanita kecuali untuk menjaganya dari kehinaan,rusaknya kehormatan dan terjadinya perbuatan dosa.Bagaimana mungkin seorang wanita muslimah yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir menyelisihi perintah Allah dan melepaskan hijabnya didepan laki-laki asing dengan alasan dia itu pembantu,sopir,dokter,penjual,penjahit,teman suami, rekan kerja,atau guru sama saja diruang belajar ataupun seorang guru privat????
Sesungguhnya islam mewaspadai kejahatan dan melarang sebab-sebab terjadinya kejahatan tsb.Maka jika dia lalai dan terjatuh pada sebab-sebabnya maka akan terjatuh pada kejahatannya.
"ومن حام حول الحمي او شك ان يرتع فيه".
Maka ikhtilath ini diwaspadai dalam dua keadaan:
1.Ikhtilath dalam ta'lim
Islam tidak melarang wanita untuk belajar,selama tidak melanggar ketentuan Allah.Bahkan mewajibkannya untuk menuntut ilmu yang berguna baginya dunia dan akhirat.Tetapi masih dalam batasan-batasan syar'i yang suci.Yaitu dilarangnya ikhtilath ketika sekolah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah,menjaga akhlaknya dan kesungguhan yang tinggi dalam menuntut ilmu.
2.Ikhtilath ketika bekerja.
Dibolehkannya wanita bekerja karena alasan yang syar'i.Yaitu kebutuhan yang mendesak,dalam lingkungan yang tidak terjadi ikhtilath dan khalwat yang haram,tidak menimbulkan fitnah dan selalu istiqomah dalam mengenakan hijab.Sebagai contoh seperti,mengajar, bidan dan dokter khusus wanita.Pekerjaan seperti itu tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk umat.


V.RISALAH KELIMA

CAHAYA-CAHAYA PENDIDIKAN BAGI MUSLIMAT


Islam melihat perempuan dengan pandangan yang khusus karena ia menjadi faktor penting dalam pembentukan keluarga yang merupakan unsur pembentuk masyarakat yang besar.Sehingga harus memepersiapkan hal-hal penting yang akan diajarkan dalam mempersiapkan wanita-wanita muslimah.Dan semua itu terdapat pada cahaya yang dibutuhkan oleh masyarakat islam sekarang dari pengaruh-pengaruh barat secara langsung ataupun tidak langsung.Adapun hal-hal yang perlu kita perhatikan adalah sbb:
1.Apa yang akan dijadikan prinsip pengajaran yang sesuaia dengan wanita dalam setiap tahap
2.Manhaj-manhaj yang sesuai untuk pendidikan mereka.
3.Jalan untuk memperbaikinya dari pengaruh-pengaruh berbahaya yang terjadi di kalangan
kita.
4.Pendidikan tentang ikhtilath dan bahayanya untuk kaum muslimah.
Tujuan dasar dari hal-hal di atas adalah perolehan aturanaturah pendidikan yang sesuai untuk mempersiapkan wanita muslimah.Untuk pembahasan ini ada 4 masalah:
a.Hukum belajar bagi wanita
Adapun belajar tentang hukum-hukum syariat Allah yang akan dijadikan dasar dalam beramal adalah wajib.Dan belajar tentang ilmu-ilmu duniawi seperti: kedokteran,matematika,ilmu alam,geografi dan sejenisnya adalah fardlu kifayah.adapun dalil yang menyatakan hal tsb.adalah
طلب العلم فريضة علي كل مسلم
عن ابن عمرقال :العلم ثلاثة ,فما وراء ذلك فضل :آية محكمة,أو سنة قائمة,أو فريضة عادلة.
b.Terjadinya proses belajar bagi wanita
Kenyataannya proses belajar bagi wanita sekarang sama dengan yang terjadi di negara barat.Bukan islam yang tidak mengajarkan tentang hal ini,akan tetapi karena kepahaman orang-orang sekarang yang menyimpang dari yang sebenarnya.Jika orang-orang bodoh itu menyebar di kalangan masyarakat islam,maka tidaklah heran kalau negara barat yang dijadikan sebagai cerminan dianggap benar tanpa harus adanya perbaikan.Padahal kalau kita amati dan perhatikan itu merupakan faktor penghancur masyarakat.Yaitu kembali kepada masalah ikhtilath yang terjadi diantara mereka.Oleh karena itu,kita kembalikan masalah ini kepada islam yang menjadi solusi dari semua masalah ini.
c.Bahaya perjalanan wanita dalam belajar.
Apabila wanita telah dibiarkan dalam menuntut ilmu tanpa adanya batasan yang mengaturnya,maka mereka akan jatuh ke dalam suatu bahaya yang tidak disadarinya.Baik itu di dalam pergaulannya,tata cara belajarnya,dan bahkan ilmu yang dipelajarinya.Sebagaimana sekarang yang selalu mengkiblat kepada orang-orang barat,maka mereka pun akan mengikutinya di dalam gaya hidup yang bebas,materialistis dan menjadi manusia-manusia yang akan menjadi abdinya negara sekuler.
Apabila sistem belajar yang salah itu diterapkan sejak dini,maka akan menimbulkan pengaruh-pengaruh buruk kepada anak sejak mereka kecil pula.Seperti yang terjadi pada anak-anak di tingkat SD yang sudah dibiasakan dengan ikhtilath,yaitu:
1.Mereka mulai mengetahui dan mengenal apa yang ada di sekelilingnya itu menjadi sebuah kebiasaan bahwa ikhtilath itu biasa.
2.Anak-anak itu menganggap bahwa semua temannya itu sama baik laki-laki maupun perempuan,sehingga mereka biasa untuk bergaul.
3.Mereka terbiasa hidup bersama,saling terkait dan saling membutuhkan.
4.Ketika mereka berpisah maka akan sangat merasa kehilangan.
5.Perasaan yang pada awalnya biasa maka semakin lama akan berubah menjadi perasaan yang terjadi antara lawan jenis selayaknya manusia dewasa.
d.Gambaran yang sesuai dalam mempersiapkan wanita muslimah.
Adapun sebagai tujuan utamanya adalah menyiapkan pendidikan yang harus diberikan agar seluruh tujuan dapat tercapai.Adapun tujuan dasar yang hehdak diwujudkan adalah tentang masalah-masalah berikut:
a.Urusan-urusan agama
b.Tanggung jawab di rumahnya
c.Tata cara mendidik anak
d.Tela'ah tentang kemasyarakatan.
Untuk itu gambaran-gambarannya adalah sbb:
1.Pendidikan anak di SD
Adapun pendidikan disini bertujuan untuk membentuk kemampuan anak dalam membaca dan menulis dengan baik,berhitung secara sederhana,membekalinya dengan dasar-dasar aqidah yang benar,pandangan yang lurus dan membentuk pengalaman pengetahuan dan ketrampilan.Terutama keterampilan berbahasa,menghitung dan gerakan.Kemudian anak di usia ini dibiasakan untuk menghafal Alquran,karena daya ingatnya yang masih sangat tajam sekaligus untuk mengasahnya.
2.Pendidikan di tingkat menengah pertama
Setelah dasar-dasar diberikan maka selanjutnya adalah perincian tentang keilmuan,kemasyarakatan,dan keagamaan.Sehingga dimulainya penerapan amalan-amalan wajib,belajar kitab Allah,pendalaman ibadah dan hukum-hukumnya,penyampaian ilmu tafsir,ilmu hadits,ilmu fiqh,dan ilmu tauhid serta tsaqofah islamiyah.Tidak lupa juga tentang tarikh islam dan geografi umat islam.Kemudian dasar-dasar ilmu kehidupan yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,seperti:elektronika,ilmu gizi,olahraga,dll.
3.Pendidikan di tingkat menengah atas
قال عروة بن زبير:"ما رأيت أحدا اعلم بشعر ولا بفقه ولا بطب من عائشة".
Sebagaimana atsar di atas yang menerangkan bahwasanya ibunda 'Aisyah yang begitu pandai dalam segala ilmu,yakni ilmu dunia maupun ilmu akhirat.Maka dalam tahap ini pandidikan yang perlu diberikan adalah
1.Materi pendidikan seni dan kewanitaan.
2.Materi pendidikan dan ilmu jiwa anak dan tahapan-tahapannya yang sesuai dengan pemahaman islam.
3.Tsaqofah islamiyah tentang ayat-ayat yang membahas tentang wanita seperti:Annisa',Annur,Alahzab,Attahrim dan Atthalaq.Dan juga hadits-hadits tentang wanita.
4.Bahasa Arab yang mencakup hal-hal penting seperti nahwu dan syair.
5.Pendetailan ilmi-ilmu duniawi.

5.Pendidikan tahap perguruan tinggi
Pada tahap ini wanita sudah diajarkan bagaimana dia akan memasuki kehidupan rumah tangga dan dasar-dasar keluarga baru.Dan pada umumnya pendidikan disini merupakan pendidikan yang menjurus ke dalam bidang tertentu sebagai modalnya didalam bekerja dan beramal.Dan biasanya ilmu-ilmu itu masuk ke dalam hukum fardlu kifayah dan bidang yang dibutuhkan wanita dalam perannya di masyarakat.


VI.RISALAH KEENAM

MASYARAKAT YANG BERCAMPUR


Telah diketahui bahaya dan akibatnya ikhtilath dalam pembahasan sebelumnya.Maka untuk mensikapi masyarakat yang telah rusak ini,islam mempunyai aturan-aturan untuk menjaga umatnya dari kerusakan dan kehinaan.Yaitu kepada wanita,hendaknya:
a.Menutup seluruh tubuhnya,yaitu yang termasuk hal-hal yang menimbulkan fitnah di depan laki-laki asing.(Q.S 33:32,33,59;24:31)
b.Menghindari bepergian tanpa tujuan atau menetap di rumah saja.(Q.S 33:33)
c.Manghindari berbincang-bincang dengan lelaki asing kecuali karena kebutuhan yang sangat mendesak.Dan hendaknya apabila dilakukan dengan memakai satir dan pembicaraan dimaksudkan ke intinya sekedar untuk memenuhi kebutuhan.(Q.S 33:53)
d.Menundukkan pandangan ketika bertemu dengaa laki-laki asing.(Q.S 24:30-31)
e.Menikah bagi yang sudah mampu.(Q.S 4:25-27)
Setelah mengetahui perintah-perintah tsb. Menuntut sebuah pengamalan dalam kehidupan nyata.Hukum yang sudah jelas perintahnya maka tidak akan berubah hanya karena otak atik orang-orang yang berusaha untuk merubahnya.
Itulah hukum Allah,barangsiapa menegakkannya maka itulah kebaikan yang akan menyelamatkannya kelak di hadapan Allah.Karena sudah sangat jelas islam sebagai solusi dari semua masalah kehidupan.Islam melarang adanya ikhtilath karena akan menimbulkan kerusakan dari segala aspek.Islam juga tidak mengajarkan manusia untuk hidup sendiri-sendiri.Sehingga wanita hidup sendiri dan laki-laki hidup sendiri,maka keduanya tidak saling membutuhkan.Islam tidak membenarkan wanita yang menikahi wanita karena sudah merasa mampu dalam mencukupi kebutuhan hidupnya.Dan begitu juga laki-laki yang menikahi kaumnya sendiri.Karena semua ini akan memutuskan kelangsungan hidup manusia.Bahkan allah melaknat kaum seperti ini sebagaimana yang terjadi pada kaumnya nabi Luth as yang diadzab dengan ditimpakan hujan batu kepada mereka.
Islamlah jalan tengah dari semua itu.Wanita dan laki-laki tidak bisa dipisahkan,karena keduanya saling membutuhkan dan saling melengkapi.Akan tetapi keduanya hanya bisa berkumpul jika telah menjalani pernikahan yang syari.Dan masing-masing mempunyai tanggung jawab sendiri sesuai dangan fitrahnya.Sehingga kehidupan manusia akan terus berlangsung karena akan melahirkan generasi-generasi yang akan memperbaiki kehidupan.Sehingga terwujudlah kebahagiaan dunia dan akhirat.

0 komentar:

Posting Komentar