Ali bin Abu Thalib berkata mensifati diri Rasulullah SAW,"Beliau bukan orang yang terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek,orang yang berperawakan sedang-sedang,rambutnya tidak kaku dan tidak pula keriting,rambutnya lebat. Tidak gemuk dan tidak kurus,wajahnya sedikit sedikit bulat,kedua matanya sangat hitam,bulu matanya panjang,persendian-persendian yang pokok besar,bahunya bidang,bulu dadanya lembut,tidak ada bulu-bulu di badan,telapak tangan kakinya tebal,jika berjalan seakan-akan berjalan di jalan yang menurun,jika menoleh seluruh badan ikut menoleh,di antara kedua bahunya ada cincin nubuwwah,yaitu cincin para nabi,telapak tangannya yang terbagus,dadanya yang paling bidang,yang paling jujur bicaranya,yang paling memenuhi perlindungan,yang paling lembut perangainya,yang paling mulia pergaulannya,siapa pun yang tiba-tiba memandanganya tentu segan kepadanya,siap yang bergaul kepadanya tentu akan mencintainya. "Kemudian dia berbicara lagi, "Aku tidak pernah melihat orang seperti beliau,sebelum maupun sesudahnya."


Jabir bin samurah berkata,"Mulutnya besar,matanya lebar dan tidak banyak menumpukkan dagingnya."

Abu Thufail,"kulitnya putih,wajahnya berseri dan perawakannya sedang (tidak gemuk dan tidak kurus,tidak tinggi dan tidak pendek).

Anas bin Malik,"Kedua telapak tangannya lebar,warna kulitnya elok,tidak putih sopak dan tidak terlalu coklat,kuat kepalanya,di kepala dan janggutnya hanya ada dua puluh lembar uban,ada beberapa lembar uban di pelipisnya". DIriwayat lain mengatakan,"di kepalanya ada beberapa lembar uban yang terpencar-pencar".

Abu Juhaifah berkata,"kulihat di uban di bawah bibirnya yang bawah,yang disebut al-anfaqah.


Abdullah bin Bisri berkata,"Di bawah bibirnya yang bawah ada beberapa lembar uban".


Al-Barra' berkata,"Perawakannya sedang,dua bahunya bidang,memiliki rambut mencapai daun telinga.Kulihat beliau mengenakan jubah warna merah,tidak pernah sebagus itu".

Pada awalnya beliau seperti biasa menggerakkan rambutnya karena kecintaan beliau mengikuti ahli kitab,tetapi di kemudian hari beliau membelah rambutnya.


Al-Barra' berkata,"Beliau adalah orang yang paling tampan wajahnya dan paling bagus akhlaknya."

Ar-Rubayyi binti Mu'awwidz berkata,"Saat melihat beliau seakan-akan aku melihat matahari yang sedang terbit."

Jabir bin Samurah berkata,"Aku pernah melihat beliau pada suatu malam yang cerah tanpa ada mendung. Kupandangi Rasulullah SAW lalu ganti kupandangi rembulan. Ternyata menurut penglihatanku beliau lebih indah daripada rembulan."

Abu Hurairah berkata,"Tidak pernah kulihat sesuatu lebih bagus daripada diri Rasulullah SAW. Seakan-akan matahari berjalan di wajahnya dan tidak pernah kulihat seseorang yang jalannya lebih cepat daripada jalan Rasulullah SAW. Seakan-akan tanah menjadi landai bagi beliau. Kami sudah berusaha mencurah kekuatan,tetapi seakan-akan beliau tidak perduli."

Ka'ab bin Malik berkata,"jika sedang gembira,wajah beliau berkilau,seakan-akan wajah beliau adalah sepotong rembulan."

Saat berada di dekat Aisyah,beliau berkeringat,hingga membuat raut muka beliau berkilau.
Setiap kali Abu Bakar melihat beliau,maka dia berkata,"Yang terpercaya dan pilihan,kepada kebaikan dia menyeru. Seperti bulan purnama yang mengenyahkan kegelapan."
Jika sedang marah muka beliau memerah,seakan-akan kedua tulang pipinya terbelah buah delima.

Jabir bin Samurah berkata,"Kedua lengannya halus dan lembut,jika tertawa hanya tersenyum,dan setiap kali aku memandangnya,maka kukatakan,"Dua mata yang bercelak,tetapi tidak layak celak".

Ibnu Abbas berkata,"Ada celah diantara gigi-gigi serinya. Jika sedang berbicara,terlihat ada semacam cahaya yang memancar dari gigi-gigi seri itu."

Abu Juhaifah berkata,"Aku pernah memegang tangan beliau lalu kutempelkan di wajahku. Ternyata tangan beliau lebih dingin daripada es dan lebih harus daripada minyak kasturi."

jabir bin Samurah berkata,selagi dia masih kecil,"Beliau pernah mengusap pipiku. Kurasakan tangannya benar-benar harum dan dingin, seakan-akan beliau baru mengeluarkannya dari tempat penyimpanan minyak wangi."


Anas berkata,"Butir-butir keringatnya seperti mutiara."

Ummu Salamah juga berkata,"keringatnya lebih harum daripada minyak wangi."

Diantara kedua bahunya ada cincin nubuwwah seperti telur burung merpati.
Rasulullah adalah seorang yang paling malu dan selalu menundukkan pandangan.

Abu Said Al-Khudri berkata,"Beliau adalah seseorang yang lebih pemalu daripada gadis di tempat pingitannya. JIka tidak menyukai sesuatu,maka bisa diketahui dari raut mukanya."

0 komentar:

Posting Komentar